Fakta Menarik Tanda Awal Kehamilan Dan Tanda Kehamilan Yang Bermasalah


Fakta tentang awal kehamilan


Kehamilan merupakan hal yang membahagiakan dan yang dinantikan bagi pasangan suami istri, terutama bagi pasangan yang belum pernah merasakan hamil,tentunya penasaran,bagaimana sih tanda awal kehamilan?.

Tanda awal kehamilan memang tidak dapat dipastikan,namun ada berbagai gejala dan perubahan fisik yang menandakan kehamilan seperti tanda kehamilan yang telah diketahui secara umum adalah dengan terlambatnya haid dan masih banyak yang lainnya yang akan kami bahas.


Fakta Menarik Tanda Awal Kehamilan Dan Tanda Kehamilan Yang Bermasalah


Kehamilan manusia yang normal pada umumnya berlangsung selama 40 minggu dihitung dari masa haid terakhir dan jika dihitung dari masa pembuahan 38 minggu menuju masa persalinan. Istilah medis untuk wanita hamil adalah gravida, sedangkan calon bayi yang di dalam kandungan disebut embrio (calon bayi pada masa minggu-minggu awal) dan kemudian janin (sampai kelahiran). Seorang wanita yang hamil untuk pertama kalinya disebut primigravida atau gravida* . Seorang wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida*.

Proses kehamilan terbentuk pada saat sperma membuahi sel telur setelah dikeluarkan dari induk telur atau ovarium* selama siklus mentruasi atau ovulasi*.

awal kehamilan satu minggu memang belum dapat terlihat pada perubahan secara fisik. Proses kehamilan terbagi menjadi tiga triwulan,yaitu 13 minggu pertama dikategorikan sebagai triwulan pertama,minggu ke 14 hingga minggu ke 27 kategori triwulan kedua dan minggu ke 28 hingga 48 minggu triwulan ketiga menjelang proses persalinan.

Sangat penting bagi wanita hamil untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga medis untuk kesehatan ibu dan bayi yang dikandungnya,jika wanita menyadari kehamilannya sejak dini dan rutin memeriksakan kandungannya,secara medis ibu dan bayi akan senantiasa selalu sehat hingga proses persalinan.


Bagaimana tanda awal kehamilan?


Sebelum memastikan melalui tes kehamilan, tanda awal kehamilan juga dapat dilihat berdasarkan beberapa gejala awal yang secara umum terjadi pada setiap awal kehamilan. Untuk mengetahui tanda awal kehamilan secara non tes kehamilan,berikut ini gejala yang merupakan penanda awal kehamilan.

Periode menstruasi biasanya dianggap terlambat jika setelah 5 hari atau lebih tidak menstruasi sejak tanggal seharusnya. Di waktu-waktu tersebut Anda bisa mulai mengecek tanda kehamilan secara mandiri (di rumah) menggunakan test pack. Dengan catatan, Anda memang sudah berhubungan intim (terutama tanpa pengaman seperti kondom atau pil KB) sebelum telat datang bulan.

Gambarannya seperti ini, jika biasanya Anda memiliki siklus 28 hari per bulannya, tapi setelah hari ke-33 menstruasi tidak juga dimulai, maka Anda perlu mencurigai hal ini sebagai pertanda kehamilan. Sedangkan, kalau siklus Anda tidak beraturan maka cobalah untuk mengeceknya 5 hari setelah siklus terpanjang Anda. Misalnya yaitu hari ke-40. Jika menstruasi tak kunjung datang, Anda juga bisa mulai melakukan tes kehamilan untuk memastikan dugaan Anda apakah hamil atau tidak. Apalagi jika Anda telat datang bulan selama 6 minggu atau lebih. Anda patut curiga dan sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter.



-

Terlambat datang bulan


Tentunya semua orang beranggapan bahwa setiap keterlambatan pada siklus menstruasi merupakan tanda awal kehamilan,namun faktanya tidak setiap terlambat datang bulan merupakan tanda kehamilan. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi siklus haid tidak teratur,seperti pemakaian kb dan lainnya.

Jika anda ingin memastikan kehamilan anda,anda dapat menghitungnya dari siklus menstruasi anda,misalnya anda mengalami keterlambatan datang bulan selama satu minggu atau lebih dalam siklus menstruasi yang teratur tentunya,kemudian tidak kunjung mengalami haid kemungkinan itu tanda awal kehamilan,namun jika anda belum yakin cobalah menggunakan alat tes kehamilan. Jika alat tes kehamilan tidak membantu konsultasikan dengan dokter jika masa haid tidak kunjung datang.

-Perubahan payudara

Tanda awal kehamilan yang paling mudah terlihat ialah perubahan pada fostur payudara, seperti payudara menjadi lentur,bengkak,terasa berat,puting mengembang,sensitif,dan areola berubah warna menjadi gelap.

Muntah-muntah

Mual dipagi hari dengan diiringi muntah-muntah merupakan hal umum yang sering terjadi pada kehamilan,biasanya mual muntah-muntah muncul di empat bulan pertama,hal ini dipicu oleh peningkatan hormon pada masa awal kehamilan.

-Peningkatan berat badan

Peningkatan berat badan setelah mengalami keterlambatan menstruasi juga merupakan tanda-tanda kehamilan,penaikkan berat badan biasanya terjadi secara bertahap dan akan terlihat secara signifikan pada triwulan kedua. Penaikkan berat badan pada masa kehamilan yang normal ialah 3-4 kg.

Namun anda dapat mengikuti program diet kehamilan untuk menurunkan berat badan dan menghindari risiko berlanjut pada kandungan anda.


Kapan harus berkonsultasi dengan dokter?


Meskipun dapat dipastikan dengan beberapa tanda awal kehamilan tersebut,anda harus memastikan kesehatan tubuh anda dan kandungan anda,adapun berbagai gejala yang harus segera ditangani dokter jika kehamilan anda mengalami beberapa gejala berikut ini :

Sakit kepala

Pada awal kehamilan ada kalanya ditandai dengan sakit kepala ringan,hal ini terjadi karena perubahan kadar hormon dan peningkatan volume darah,jika hal ini terjadi dalam jangka panjang pada kehamilan anda maka sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan terkait.

Hipertensi

Tekanan darah tinggi bisa saja meningkat pada masa kehamilan,hal ini dipicu akibat kelebihan berat badan,riwayat keturunan yang mengalami hipertensi kehamilan.

Pendarahan ringan

Beberapa kehamilan mungkin mengalami pendarahan ringan atau bercak diawal kehamilan,pendarahan ini merupakan hasil dari implantasi (tahap kehamilan ketika embrio melekat pada dinding rahim),implantasi biasanya terjadi setelah 2 minggu dari proses pembuahan.

Pendarahan pada masa kehamilan juga bisa disebabkan oleh infeksi atau iritasi,hal ini dapat mempengaruhi permukaan serviks karena sangat sensitif pada saat kehamilan.Pendarahan juga bisa saja tanda dari masalah kandungan yang serius seperti keguguran,kehamilan ektopik(kehamilan yang terjadi diluar rahim) atau plasenta previa(ari-ari dibawah rahim).

Anemia

Pada kehamilan peningkatan anemia bisa saja meningkat,hal ini dapat memicu sakit kepala ringan dan terasa pusing,anemia dapat menyebabkan kelahiran prematur dan berat bayi yang tidak normal. Jika kehamilan ditandai dengan anemia,segera konsultasikan dengan dokter,karena hal ini perlu perawatan khusus prenatal untuk mencegah bayi terlahir prematur dan berat badan bayi yang tidak normal.

Kram pada perut

Kram pada perut juga menjadi bagian dari tanda-tanda kehamilan,hal ini terjadi karena otot rahim mulai meregang dan mengembang,namun jika kram perut beriringan dengan pendarahan maka harus segera dikonsultasikan dengan dokter,karena hal ini bisa saja sebagai tanda kehamilan ektopik atau keguguran kandungan.

Insomnia

Insomnia dapat terjadi pada setiap kehamilan dini,hal ini disebabkan oleh perubahan dan peningkatan hormon. Insomnia dapat mempengaruhi peningkatan stres dan kondisi fisik terasa tidak nyaman. Insomnia dapat diatasi dengan mengatur pola makan,tidur yang berkualitas dan mengikuti program yoga kehamilan.

Sembelit

Sembelit pada masa kehamilan dipengaruhi oleh perubahan hormon,hal ini dapat mempengaruhi sitem pencernaan menjadi melambat sehingga menimbulkan sembelit.

Depresi

Adapun sebagian wanita yang mengalami depresi selama kehamilannya,hal ini dipicu oleh perubahan pada fisik dan peningkatan emosional. Jika anda mengalami kehamilan dengan ditandai depresi berlanjut segera konsultasikan dengan dokter.

Jerawat

Jerawat yang timbul pada masa kehamilan terjadi dampak dari peningkatan hormon androgen,hormon tersebut meningkatkan kadar minyak pada kulit sehingga dapat menyumbat pori-pori,jerawat pada kehamilan biasanya bersifat sementara dan akan sembuh secara alami sesudah melahirkan.

Terasa nyeri pada bagian pinggul

Sakit pada pinggul biasanya meningkat pada masa akhir kehamilan,nyeri pada pinggul tersebut dipengaruhi oleh perubahan pada postur tubuh,rahim lebih berat,diare dan tekanan pada ligamen(tekanan pada pangkal paha/selangkangan).


Pada masa kehamilan masalah pencernaan dan diare memang sering terjadi,hal ini terjadi seiring perubahan pada hormon dan perubahan pola makan,masa kehamilan paling rentan terhadap stres. Stres pada kehamilan dapat mempengaruhi janin dan kesehatan ibu hamil.

Jika dampak-dampak seperti yang sudah dijelaskan diatas mengalami peningkatan atau semakin tidak terkendali maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter terkait dan melakukan pengecekkan secara berkala.


Kesimpulan


Kualitas hidup sehat sangat mempengaruhi masa kehamilan anda,konsumsi makanan yang bergizi,memilih jenis buah yang baik untuk kehamilan

Tidak setiap kehamilan mengalami hal-hal tersebut,namun jika anda mengalami tanda-tanda tersebut sebaiknya segera konsultasikan dengan petugas medis terkait untuk memastikan kehamilan anda,karena bukan tidak mungkin jika gejala tersebut merupakan hanya gangguan pada kesehatan. Setidaknya jika berkonsultasi dengan petugas medis terkait sejak kehamilan dini guna mencegah kelahiran prematur,untuk memastikan kondisi kesehatan anda dan bayi anda.

Berkonsultasi dengan dokter sejak awal kehamilan lebih direkomendasikan,hal ini untuk mencegah gangguan pada kehamilan,kesehatan anda dan janin anda selama masa kehamilan. Dengan mengikuti berbagai program kehamilan sesuai saran dokter setidaknya untuk kelancaran pada masa persalinan.hal ini untuk mencegah gangguan pada kehamilan,kesehatan anda dan janin anda selama masa kehamilan. Dengan mengikuti berbagai program kehamilan sesuai saran dokter setidaknya untuk kelancaran pada masa persalinan.

Referensi:
healthline
wiki
pubmed


-->