7 Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil,Bisa Berakibat Fatal




7 Hal Yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil,Bisa Berakibat Fatal
maxpixelphotos


Hal yang harus diketahui oleh ibu hamil



Pada masa kehamilan banyak hal penting yang perlu diperhatikan mulai dari makanan,lingkungan dan gaya hidup,hal-hal tersebut harus terkendali dengan baik,untuk menjaga dan memelihara kesehatan ibu hamil dan pertumbuhan janin.

Asupan makanan yang kaya akan nutrisi sangat mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin,seperti pada artikel sebelumnya sudah kami kami bahas mengenai jenis makanan yang baik untuk kehamilan

Pada masa kehamilan tubuh wanita akan lebih rentan terhadap berbagai kondisi kesehatan,hal ini dipengaruhi oleh perkembangan pada sistem metabolisme tubuh secara signifikan. Masalah yang timbul akibat gaya hidup yang tidak sehat pada ibu hamil yang seperti keguguran janin,bayi cacat lahir dan kematian kelahiran.

Beberapa hal penting dalam keseharian yang jarang disadari oleh ibu hamil yang seharusnya dihindari untuk mencegah berbagai masalah serius pada ibu hamil dan janin yaitu :


1. Hindari udara buruk dan asap rokok


Kualitas udara juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan pada masa kehamilan karena hal ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

Asap rokok secara luas diketahui sangat berbahaya bagi kesehatan, Perokok aktif maupun perokok pasif berdampak buruk pada kesehatan khususnya pada kesehatan ibu hamil. Pada masa kehamilan sangat direkomendasikan untuk menghindari asap rokok secara aktif maupun pasif.


Asap rokok

sangat berpengaruh buruk terhadap perkembangan bayi yang masih dalam kandungan,hal ini dapat menimbulkan risiko keguguran,prematur,berat badan bayi rendah,bayi cacat lahir(mordibitas dan mortalitas prenatal),kematian bayi secara mendadak,asma,kematian kelahiran,gangguan defisit atau gangguan perkembangan motorik anak.


Selain itu, anak-anak yang lahir dari wanita yang merokok lebih cenderung untuk mencoba merokok pada usia yang lebih muda dan menjadi perokok biasa lebih awal, karena kecanduan nikotin fisiologis.

2. Hindari masakan setengah matang

Makanan setengah matang mengandung bakteri yang dapat menimbulkan penyakit seperti

listeriosis dan toksoplasmosis

yang berpengaruh buruk pada kesehatan bayi dan ibu hamil.

Listeriosis

Listeriosis adalah infeksi yang disebabkan oleh makanan yang mengandung bakteri Listeria monocytogenes,wanita hamil lebih berisiko 17 kali mudah terpapar dengan bakteri tersebut. Penyakit listeriosis ditimbulkan dari makanan olahan atau produk makanan yang tidak dipasteurisasi seperti makanan siap saji dan ikan asap.

Listeriosis termasuk penyakit langka pada kehamilan,listeriosis dapat menimbulkan dampak yang sangat buruk pada ibu hamil dan non kehamilan.

20% dari kehamilan yang terpapar oleh listeriosis dapat berakhir dengan tindakan aborsi atau kematian bayi sesaat setelah dilahirkan.

Bayi yang terlahir selamat,berisiko mengalami listeriosis neonatal klinis pada masa hidupnya. Selain itu, listeriosis memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi,penelitian menunjukan bahwa 20-30 kematian neonatal per 100 kasus penyakit.

Toksoplasmosis

Toksoplasmosis disebabkan oleh protozoa Toxoplasma gondii yang dapat ditularkan oleh wanita hamil ke janin. Infeksi dapat terjadi melalui konsumsi kista jaringan pada daging yang kurang matang atau paparan oleh kotoran kucing.

Infeksi yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii saat kehamilan dapat menimbulkan penyakit dan kelainan pada bayi seperti chorioretinitis(peradangan yang disebabkan oleh infeksi virus), tuli, mikrosefali(kelainan otak), keterlambatan perkembangan dan kematian kelahiran.

Penularannya meningkat dengan durasi kehamilan dan jarang terjadi pada awal kehamilan, Frekuensi penularan sekitar 15% pada trimester pertama, 30% pada trimester kedua dan 60% pada trimester ketiga kehamilan. Jika kehamilan tepapar oleh bakteri tersebut sejak trismester pertama dapat menimbulkan penyakit bawaan yang lebih parah,jika janin yang terpapar pada trimester ketiga lebih cenderung asimptomatik saat lahir *.


Kondisi-kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius,keguguran kandungan dan risiko bayi cacat lahir. Sangat penting untuk ibu hamil untuk selalu memastikan kematangan masakannya terutama pada daging dan telur.


3. Hindari konsumsi alkohol

Alkohol berdampak buruk pada perkembangan bayi,Efek buruk yang ditimbulkan alkohol pada perkembangan janin ialah kelainan struktural, cacat perilaku, dan cacat neurokognitif yang disebut gangguan spektrum alkohol janin dan jika sudah pada kategori parah disebut dengan fetal alcohol syndrome (FAS).


Gejala FAS meliputi:

-kelahiran bayi dengan berat badan rendah

-ketidakmampuan dalam belajar

-perilaku yang abnormal

-pertumbuhan dan perkembangan yang lambat

Asupan alkohol tidak ada tingkat keamanan pada wanita hamil,meskipun dalam skala kecil dapat menimbulkan masalah pada janin dan masa depannya.


4. Hindari asupan susu yang tidak dipasteurisasi/tidak steril

Kalsium sangat penting dalam pertumbuhan bayi dalam kandungan,namun pada masa kehamilan perlu diperhatikan dalam memilih susu. Ibu hamil sangat direkomendasikan konsumsi susu yang telah melalui proses pasteurisasi,karena jika konsumsi susu mentah mengandung bakteri listeria yang dapat menyebabkan keguguran hingga mengancam jiwa.

5. Hindari duduk diatas bak mandi air panas atau sauna

Ruangan yang panas seperti Jacuzzi,sauna,bak mandi air hangat,dapat membahayakan kehamilan,dari penelitian menyimpulkan bahwa kehamilan yang menggunakan salah satu alat tersebut dalam trismester pertama dapat meningkatkan risiko keguguran kandungan dan cacat lahir,hal ini terjadi karena suhu tubuh meningkat pada saat berendam dalam air hangat sehingga menimbulkan masalah pada perkembangan bayi.

6. Hindari konsumsi kafein berlebih

Kafein dapat melakukan perjalanan melalui plasenta dan meningkatkan denyut jantung bayi Anda.

Penelitian saat ini menunjukkan bahwa wanita dapat dengan aman mengonsumsi satu atau dua cangkir kopi setiap hari, tetapi jangan mengonsumsi tiga latte sambil minum.

7. Hindari kotoran kucing

Kotoran kucing mengandung jutaan bakteri dan parasit yang sangat berbahaya untuk ibu hamil,khususnya bakteri Toxoplasma gondii. Toksoplasmosis dikenal sebagai salah satu infeksi paling umum pada manusia dan hewan berdarah panas,kucing merupakan hewan yang mengandung parasit dalam kotorannya,hal ini terjadi dari reproduksi seksual yang menyebabkan parasit dalam kotorannya atau dikenal dengan ekskresi ookista.

Efek buruk dari kotoran kucing pada kehamilan ialah keguguran atau kematian kelahiran,bayi yang terlahir dengan terpapar parasit ini berisiko masalah kesehatan serius seperti kejang-kejang dan cacat mental.

-->